Langsung ke konten utama

Review Rejoice Krim Penyisir Rambut

Hello good people
Im back with my second product to review
it’s krim penyisir rambut dari rejoice
Pas pertama beli produk ini, berharap bgt rambut jadi nyiiir bgt *ngimpi* biasa aku itu suka kemakan iklan :”



Kemasannya oke soalnya flipnya dibawah jadi gaperlu balik2 lagi klo isinya tinggal dikit, isinya dikit Cuma 40ml, nggk travel friendly sih soalnya kemasannya gampang kebuka

Dikemasannya tertulis “rejoice krim penyisir rambut memiliki formula inovatif yang ringan dengan manfaat perawatan spa untuk membantu mengurangi rambut kusut, menjadikan rambut mudah disisir hanya dalam 1 menit tanpa meninggalkan rasa lengket
Aturan pakai: tuang dan usapkan pada kedua belah telapak tangan kemudian ratakan pada rambut selama kira-kira 1 menit dimulai dari bagian tengah dan ujungnya. Sisir rambut untuk merapikan. Jangan dibilas
Lubangnya lumayan gede sih, tap gamasalah, gampang nuanginnya, tapi ati2 kebanyakan soalnya teksturnya encerr

Krimnya warna putih, Teksturnya ga terlalu creamy, malah cenderung watery or encerr banget and  gampang meresap, jadi gaperlu khawatir klo pas kebanyakan ngolesinnya
Tapi klo mau hasil yg maksimal itu harus ngolesin yg banyak, fyi rambutku bergelombang, megar, tebel, kasar look krewol like gimana getoo *hiks
Pas pake ini rambutku haluuuuus bgt jadi gampang nyisirnya, tapi buat bergelombang, megar nya tetep ga ketulungan, ini antara krimnya yg kurang nampol apa rambutku yg bader, euh bgt ><
Wanginya seger khas rejoice, sukasuka^^
Krim ini juga mudah didapetin, utk harga aku lupa tapi ga sampe 10K kok

Plusnya
(+)kemasannya oke
(+) krimnya ga creamy
(+) gampang meresap
(+) wanginya seger
(+) rambut jadi haluuuus
(+) murah n gampang dapetinnya
Minusnya satu tapi ngaruh
(-) ga ngefek dirambut aku L

Repurchase ? = no, mau coba produk lain

Ini pengalaman aku, beda rambut beda efek juga lohyaa, mungkin dikalian bisa ngefek bagus
Mau coba ? silakan ;)

Selalu tinggalkan jejak ya sista ;)
Thanks for reading



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rawa Pening Drama (Bahasa Inggris)

B= Boy             : W= Woman    : V1= Villager 1 : V2= Villager 2 : V3= Villager 3 : Rawa Pening Drama Once upon a time, there was a little poor boy came into a little village. He was very hungry and weak. He knocked at every house to ask for some meal, but nobody cares him. B             : (knocks the door) “excuse me, can i get some meal? I am so hungry right now. Ohh why does nobody care me?” He did it at every house but nobody responded. He was about to give up, but he knocked at another house, finally a generous woman got out from her house, she gave him a shelter, a meal and a lesung. W            : (opens the door) “come and sit here boy! Wait for a moment! I’ll take you some meal”( goes to the kitchen) B            ...

KONTROL DIRI, PRASANGKA BAIK DAN PERSAUDARAAN

A.      KONTROL DIRI 1.       PENGERTIAN             Kontrol diri( mujahadah an-nafs ) adalah perjuangan sungguh-sungguh atau jihad melawan hawa nafsu dan ego pribadi. 2.       Usaha Melakukan Kontrol Diri a.        Bersabar atau menyisihkan waktu yang lebih lama untuk mengambil keputusan dari perbuatan yang akan dilakukan b.       Memikirkan akibat dari perbuatan yang dilakukan c.        Berdzikir kepada Allah d.       Berdoa kepada Allah 3.       Hikmah Kontrol Diri a.        Dapat meminimalisir akibat negatif dari perbuatan yang dilakukan, karena dipertimbangkan dengan matang b.       Berusaha berbuat baik dan yang terbaik, sebaik perbuatan itu akan d...

Love: from The Perspective of A Lover and A Solitary

 Kata siapa Nietzsche benci tentang cinta? Nietzsche dan Rumi sama2 menganggap cinta itu agung dan tak ada kata2 yg mampu melukiskan keagungannya Nietzsche dan Rumi percaya cinta tak lepas dari kebergantungan dan kemelekatan Hakikat cinta adalah penggabungan jiwa-jiwa penuh warna Bedanya, Nietzsche menganggap hakikat cinta sebagai sesuatu yang dapat dirasakan dan disaksikan Sedangkan Rumi menganggap hakikat cinta sebagai karakteristik ilahiyah Cinta membuat manusia takut kehilangan Berani meninggalkan nalar Dan bahkan mau menerima segala penderitaan atas dasar cinta Namun, dari penderitaan tersebut manusia belajar tentang keikhlasan Tentang titipan Tuhan Karena cinta suci berasal dari hati Dan hati adalah wilayah kekuasaan Tuhan Yang manusia manapun tak dapat menggerakkan Memang, Nietzsche sebagai sang pembunuh Tuhan tak menyandarkan cintanya pada Tuhan Sehingga pemikiran nya terpengaruh kekecewaan Sedang Rumi, seorang hamba Illahi Sehingga syair-syair dan melodi yang manusiawi Ia ...